Minggu, 01 Maret 2020


AZZAHRA
Adzan shubuh telah berkumandang, menandakan bahwa telah masuk nyawaktu sholat shubuh. Tepat pukul 04.15, azzahra bergegas bangun untuk melaksanakan sholat shubuh, mukenah yang ia letakkan di pundaknya, smabil memegang ayat suci al-quran di sebelah tangan kanannya.Az-zahra adalah santri pondok pesantren darul hikmah, sumaterautara. Ia berasal dari kampung halamannya nan jauh yaitu mantingan, jawatimur.
Azzahra adalah santri yang sangat baik akhlaknya, dan ia adalah salah satu santri kebanggaan dari ustad maupun ustadzahnya. Setelah selesai sholat shubuh, seluruh santri bergegas untuk mengikuti kosa kata pagi, di lanjutkan dengan bersih-bersih.
Setelah itu, azzahra bergegas untuk pergi ke kelas, sembari sebelum berangkat ke kelas, ia menyempatkan diri nya untuk melaksanakan sholat dhuha. Di dalam kelas azzahra juga santri yang aktif bertanya,  dengan serius ia mendengarkan penjelasan dari ustadzahnya, semangat dan tekad kuat yang dimiliki olehazzahra.
Azzahra berkeinginan ketika ia telah lulus dari pondok pesantren, ia ingin mendapatkan beasiswa ke Al-azhar, Mesir. Ia menempelkan gambar universitas tersebut di depan lemarinya, sambil ia membacakan sholawat ketika melihatnya.
Azzahra berprinsip dalam dirinya, bahwa semua manusia itu adalah makhhluk tuhannya yang lemah, dan setiap hamba nya ketika ia mempunyai keinginan yang baik, tekad yang kuat dalam dirinya ia yakin semuanya akan terwujud atas bantuan Tuhannya, untuk itu ia sebagai hambanya tidak pernah berhenti atau putus asa dalam berdoa, ia yakin bahwa kekuatan doa itu memang benar datang nya.
Jadi, untuk teman-teman ku sekalian, jangan bosan-bosan berdoa ya, Karen Allah kangen dengan hambanya yang selalu meminta kepadanya.
 Sampi disini dulu cerita azzahra hari ini, semoga teman-teman bisa menikmati cerita rara minggu ini, dan tunggu   cerita-ceritarara berikutnya.
                                   


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  Qoutes   ·          Jangan menyedihkan kelamnya masa lalu. Jangan habiskan usia untuk menangisi sejarah. Adapun tugas terbesar kita ad...