Buah Kurma

Allah swt megistimewakan buah kurma
dalam kitab Nya yang mulia, terutama kurma basah ( ruthab ) yang fungsinya
sebagai makanan pokok. Alllah swt berfirman :
وَهُزِّيْ إِلَيْكَ بِجِذْعِ النَّخْلَةِ تُسَاقِطْ عَلَيْكِ رُطَبًا جَنِيًّا
Artinya:
“ Goyangkanlah pangkal pohon kurma itu kearahmu, niscaya pohon itu akan
menggugurkan buah kurma yang masak pada mu.”
Kurma adalah buah yang terbaik dari
buah-buahan yang lain nya, sekaligus kurma juga paling ringan untuk dikonsumsi.
Hal ini disebabkan karena tingginya nilai gizi makanan tersebut. Rasul saw ia
selalu berbuka puasa dengan kurma di bulan Ramadan, dan itu diikuti oleh kaum
muslimin semuanya.
Telah ada penelitian yang membuktikan
bahwa adanya hikamah yang sangat luar biasa dalam Sunnah mulia ini. Kurma
mengandung unsur karbohidrat dan zat gula ( sukrosa ) dalam kadar yang cukup
besar, yang paling abnyak adalah gula tebu dan gula-gula sintesa. Zat-zat
bergizi itu mudah terbakar di dalam tubuh sehingga tubuh dapat memanfaatkan nya
untuk menghasilkan energy tinggi dan nilali kalori yang cukup besar.
Adapun jenis-jenis kurma diantaranya
kurma kering ( jaf), kurma Thari, kurma kabis, kurma Ajwah yang biasanya
disebut dengan Tamr. Buah tersebut berwarna kehijauhan, lalu masak menjadi
kurma matang ( balhah). Kemudian warna nya menjadi hitam dan melunak, dan
itulah yang dinamakan kurma basah ( ruthab ). Selanjutnya ia menjadi kering
sehingga disebut kurma kering ( tamr ). Apabila dalam keadaan normal ia menjadi
ruthab, kemudian berubah menjadi tamr. Dan ketahuilah bentuk terakhir ini lah
merupakan jenis kurmah yang terbaik.
Untuk itu, marilah kita semuanya
mengkonsumsi buah kurma khusus nya pada bulan Ramadan yang mana disunnahkan
berbuka dengan kurma. Dan ingatlah, kurma Ruthab( masak dan basah )
kedua-duanya memiliki unsur-unsur esensial yang terkonsentrasi, dan itu
semuanya mudah dicerna oleh tubuh manusia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar