TAKWA
DAN AKHLAK MULIA
Manusia
adalah makhluk yang diciptakan dengan sempurna. Dengan kesempurnaan ciptaan
tersebut, menandakan bahwa pencipta nya adalah yang Maha Sempurna. Untuk itu
dengan kesempurnaan nya, manusia harus selalu bersyukur dalam hidupnya. Bersyukur
bukan hanya diucapkan dengan perkataan saja, akan tetapi manusia bisa bersyukur
dengan melakukan perbuatan-perbuatan yang baik dan bermanfaat.
Dalam
setiap detik, menit, jam, hari, tahun, apabila kita renungkan nikmat apa saja
yang kita rasakan? Apakah kita menggunakannya dengan baik? Hal tersebut
hanyalah diri kita yang mengetahuinya. Marilah kita meningkatkan ibadah kita,
mulai dari hal-hal yang fardu sampai dengan hal-hal yang sunnah. Mulai dari
sekarang kita menabung untuk persiapan di akhirat kelak.
Kita
tidak boleh berhenti dalam melakukan kebaikan, sekecil apapun kebaikan
tersebut. Apabila dilakukan dengan
hati yang ikhlas, pekerjaan tersebut akan bernilai di mata sang Pencipta. Kita
harus menghiasi diri kita dengan akhlak yang baik seperti akhlak nya baginda
Rasulullah saw. Ketakwaan beliau kepada Rabbnya tidak ada yang dapat
menandingi. Dengan demikian, marilah kita menumbuhkan di dalam diri kita
masing-masing bahwa kita akan berusaha menjadi hamba yang baik dengan
melaksanakan segala perintahnya dan menjauhi segala larangan nya. Akhlak yang baik dan ketaqwaan yang
tinggi yang harus di tanamkan di dalam diri masing-masing. Sebagaimana di
jelaskan :
اَثْقَلُ
مَايُوضَعُ فِي المِيزَانِ يَوْمَ القِيَامَةِ تَقْوَى اللهِ وَحُسْنُ الخُلُقِ
“Timbangan
paling berat dari apa yang diletakkan di atas neraca hari Kiamat kelak adalah
takwa kepada Allah dan akhlak yang baik.” ( HR. Abu Daud dan Tirmidzi )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar